Rindu Tak Terbalas
Gerimis rintik hujan gemercik
Aku berdiri di balik jendela bambu renta
Ku lempar jauh pandanganku ke-sekeliling persada
Hela nafasku terdengar parau
Lamunanku menembus ribuan air yang menghujam tanah nirmala
Sekelebat bayangan nampak di ujung sana
Terbangun aku dari lamunan
Ku coba pahami betul bayangan itu
Ah! Ternyata hanya halusinasiku
Dia.. dia tak pernah hiraukanku!
Sadarlah.. dia tak ada di sini.
Duhai hujan yang ku saksikan..
Tolong hanyutkanlah rasa rindu ini
Bawalah ia mengalir bersama ribuan
Air yang menggenang
Aku di sini berteman sepi
Menunggu sang pujaan menyadari
Betapa merindunya diriku kepadanya
Biarlah rindu ini terbawa oleh arusmu
Aku tak pantas menahannya
Karena ku tahu
Sang pujaan tak rindu padaku<a href="http://www.lokerpuisi.web.id/2016/05/rindu-tak-terbalas-oleh-sekar-wangi.html"></a>
Aku berdiri di balik jendela bambu renta
Ku lempar jauh pandanganku ke-sekeliling persada
Hela nafasku terdengar parau
Lamunanku menembus ribuan air yang menghujam tanah nirmala
Sekelebat bayangan nampak di ujung sana
Terbangun aku dari lamunan
Ku coba pahami betul bayangan itu
Ah! Ternyata hanya halusinasiku
Dia.. dia tak pernah hiraukanku!
Sadarlah.. dia tak ada di sini.
Duhai hujan yang ku saksikan..
Tolong hanyutkanlah rasa rindu ini
Bawalah ia mengalir bersama ribuan
Air yang menggenang
Aku di sini berteman sepi
Menunggu sang pujaan menyadari
Betapa merindunya diriku kepadanya
Biarlah rindu ini terbawa oleh arusmu
Aku tak pantas menahannya
Karena ku tahu
Sang pujaan tak rindu padaku<a href="http://www.lokerpuisi.web.id/2016/05/rindu-tak-terbalas-oleh-sekar-wangi.html"></a>


